terima kasih sudah mengunjungi

Muhammad Anis Matta, Wakil Ketua DPR: Bangun Ulang Rumahnya yang Dibongkar Sudin P2B


Foto: Beritapks.com


Salah Satu Politisi Indonesia dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menjabat Wakil Ketua DPR ini  ternyata memiliki kekayaan yang melimpah. Dari kekayaannya itu, ada beberapa harta miliknya yang ternyata masih belum dilaporkan ke KPK. Padahal selaku Wakil Rakyat yang menduduki jabatan strategis seharusnya rajin melaporkan harta kekayaan ke pihak KPK.

Untuk mengetahui hal itu, pada Sabtu (7/1) The Politic menyambangi kediaman Anis Matta di Gg. Wahab I No 42 Rt 002/09 Utan Kayu Matraman, Jakarta Timur. Siang itu terlihat rumah Sekjen PKS ini sedang dibangun ulang. Ternyata sebelumnya pada tanggal 17/10 2011 rumah Anis Matta dibongkar paksa oleh Suku Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (Sudin P2B) Jakarta Timur. Pembongkaran paksa ini lantaran menyalahi Permohonan Izin Mendirikan Bangunan (PIMB) yang sudah dikeluarkan. Dalam PIMB bernomor 0079/PIMB-PB/T/2011 tertanggal 07 April 2011, rumah tersebut direncanakan sebagai tempat tinggal berlantai dua. Namun dalam proses pembangunannya rumah tersebut dibangun dengan empat lantai.

 Sayang  aktivitas yang sedang berlangsung di  lokasi pembangunan  rumah Anis tersebut tidak bisa terlihat. Hal tersebut dikarenakan tingginya pagar dan gerbang rumah yang tertutup rapat. Diketahui luas tanah 400 meter persegi. Pagar tinggi yang dibangun mengelilingi rumahnya membuat orang sulit melihat ke dalam. Tinggi pagar dari tembok berwarna krem ini sekitar tiga meter. Gerbang menuju rumah terletak di pojok kiri tepat belokan Gang Wahab I.

Gerbang rumah yang terbuat dari besi berwarna hitam memiliki lebar lima meter yang terdiri dari satu pintu geser selebar empat meter untuk keluar masuk kendaraan. Satu lagi pintu untuk keluar masuk orang. Lingkungan tempat tinggalnya pun sangat sepi dari lalu lalang pejalan kaki maupun kendaraan. Jalan menuju Gang Wahab I tidak begitu lebar, hanya bisa dilintasi dua motor.

Dari pantauan The Politic, walaupun  sudah adanya pembongkaran dari pihak Sudin P2B, pembangunan ulang rumah Anis Matta masih terlihat empat lantai. Keesokan harinya, Minggu (8/1) The Politic kembali menyambangi rumah Wakil Ketua DPR yang sedang dibangun ulang tersebut. Menurut  petugas sekuriti, rumah yang sedang dibangun tersebut bukan 4 lantai melainkan dua lantai. Padahal jelas terlihat bangunan tersebut  terdiri dari 4 lantai.

Sekuriti  itu  mengaku tidak mengetahui di mana Anis Matta dan keluarganya tinggal selama pembangunan rumah berlangsung. “Nggak tahu beliau tinggal di mana sekarang, beliau jarang ke sini. Beliau kan orang sibuk,” ujarnya. Dikabarkan pula, rumah yang dibangun tersebut  nantinya akan ditempati oleh kedua istri dan anak-anaknya.

Belum Dilaporkan. 
Pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, 7 Desember 1968 ini diketahui telah dua kali melaporkan kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasarkan data yang diperoleh dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Anis Matta melaporkan harta kekayaannya yang pertama pada tahun 2003 dan kedua pada tahun 2007.

Pelaporan pertama pada tanggal 26 Desember 2003, kekayaan Anis Matta  mencapai total Rp 4.713.622. 000 atau US$ 4.000. Terdiri dari harta tak bergerak yang meliputi tanah dan bangunan yang berada di Jakarta Timur, Kendari, dan Bekasi. Ditambah dengan harta bergerak seperti mobil Toyota Harrier, dua Toyota Kijang, dan Motor Honda Supra. Selain itu meliputi kekaayaan Giro dan Kas yang mencapai Rp 50.000.000.

Pelaporan kedua pada tanggal 7 Desember 2009 mencapai total kekayaan Rp 6.479.720.000. atau US$ 10.000. Dengan beberapa perubahan data yang dilaporkan sebelumnya dan perubahan data baru maupun data yang berkurang karena dijual yang meliputi tanah dan bangunan di Jakarta, Bekasi, Kediri. Baik dari perolehan warisan maupun sendiri. Ditambah dengan harta bergerak seperti mobil Toyota Harrier, dua Toyota Kijang, dan Motor Honda Supra. Selain itu meliputi kekayaan Giro dan Kas yang mencapai Rp 125.000.000. Ternyata Anis juga memiliki empat mobil yaitu Honda CRV, Toyota Alphard, Toyota Crown dan Kijang Innova.

Selain memiliki harta yang melimpah, Anis Matta menuliskan nama kedua istrinya dalam data LHKPN yang bernama Anway Irianti Mansyur dan Szilvia Fabula. Masing-masing kedua istrinya diketahui tinggal bersama dalam satu rumah. Dari beberapa data yang tertuliskan dari LHKPN, ternyata ada beberapa harta yang tergolong harta bergerak belum dilaporkan kepada pihak KPK, yaitu mobil pribadi seperti Toyota Alphard dan Toyota Innova.

Seperti dilansir tabloid Femme Anis adalah salah satu anggota DPR yang memiliki dua orang istri. Dari pernikahan pertamanya yang bernama Anaway Irianti Mansyur, Anis dikaruniai 7 orang anak sedangkan dari istri keduanya Fabula yang berasal dari Hungaria, Anis dikaruniai 2 orang anak. Sejak pernikahan pertamanya, Anis dan Anaway tinggal di rumah kontrakan kecil daerah Salemba, Jakarta Pusat yang di depan rumah terdapat kandang ayam.

Sebelum direnovasi, Anis besarta kedua istrinya tinggal di bilangan Utan Kayu Matraman, Jakarta Timur. Istri tua Anis memiliki kamar di lantai 1 yang memiliki jatah tidur 4 malam sedangkan istri kedua tidur di kamar lantai 2 dan memiliki jatah tidur 3 malam dengan Anis. Saat ini 3 anak Anis dari istri pertama tidak tinggal di rumah, Hisan anak pertama  kuliah di Inggris, anak kedua  yang bernama Maliha melanjutkan SMA-nya di Malaysia dan anak keempat Hazem sekolah di Bogor sedangkan Yasmin, Ayman, Roid dan Sindiya sekolah di Jakata. Salman dan Asiya kedua anak Anis dari istri keduanya masih berumur 3 dan 1 tahun. Jika Szilvia memilih membesarkan anak-anaknya, sedangkan Anaway memiliki usaha event oraganizer bernama Golden.

The Politic kemudian mendatangi kantor Anis Matta di Nusantara III DPR RI Lt. 4, Kamis (12/1) untuk mendapatkan kebenaran mengenai pembangunan rumahnya dan harta kekayaan yang belum dilaporkan ke KPK. Setelah empat jam menunggu, Ahmad Sahal, Asisten dan Staf Khusus Media Wakil Ketua DPR RI memberitahukan bahwa Anis Matta masih sibuk rapat.

Jumat (13/1) The Politic mencoba menyambangi kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera yang bertempat di Jl. TB Simatupang No 82, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Anis Matta pun tidak berada di sana. Menurut informasi sekuriti bahwa Anis berada di Lembang, Bandung. “Pak Anis sedang di Lembang, Presiden juga ada di sana, kantor dari pagi sepi nggak ada kegiatan,” ujar sekuriti yang berseragam safari. Sopan

Sumber: Tabloid The Politic Edisi 7



Related

The Politic 1588134294601218982

Post a Comment

emo-but-icon

Alih Bahasa

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Cuap-Cuap, Gan.

Nampang

item
Themes Blog